aku berjalan tanpa tujuan ditengah malam yang sepi dengan ditemani angin malam yang berhembus kencang yang telah menjatuhkan beribu daun kering. aku melangkahkan kaki lebih cepat hingga akhirnya kaki ini tak sanggup untuk berjalan lagi. kutatap pohon pohon yang begitu besar yang seakan daunnya bergoyang menyapaku, ku hampiri pohon besar itu dan duduklah aku dibawah pohon.. upps, aku menyentuh benda keras berwarna putih tepat disebelah aku duduk.. itu batu nisan, aku pun langsung lari tanpa harus membaca nama pemilik batu nisan itu namun hanya terlihat huruf F diawal sebuah nama tersebut. "bodoh ah aku ga peduli siapa pemiliknya" kataku dalam hati penuh ketakutan. ku teruskan langkahku mesti kaki seperti sudah tak mampu lagi untuk terus berjalan, tapi aku yang harus terus memaksa. disekian langkahku aku menemukan suatu benda kecil berwarna coklat seperti biji bijian petunjuk jalan, ku ikuti biji berceceran itu hingga akhirnya petunjuk itu berakhir di sebuah istana bertingkat yang sepertinya tak berpenghuni. kuberanikan diri masuk di istana mewah itu, istana tua kusam dan memiliki tinggi kira kira 40 meter.
ruangan demi ruangan ku kunjungi hingga aku menemukan sebuah ruangan mirip kamar asliku dengan dinding berbunga warna pink, 2 single bed berukuran 3 dan meja rias yang persis kamarku. ku masuki ruangan itu dengan perasaan takut. aku pun tertidur dengan pulas di salah satu kasur di kamar itu.. -- tak lama aku terbangun dari tidurku, tak terasa waktu telah menunjukan pukul 15.00. "ada pakaian dimeja rias itu" kataku lirih penuh kebingungn. segera aku mencari kamar mandi dari ujung keujung dengan membawa kaos putih dari....entah siapa yang meletakkan ke meja rias itu. setelah akhirnya aku menemukan kamar mandi besar penuh dengan barang barang cantik dan menarik, bebek plastik dibathtup menemani mandi cantikku. 15 menit kemudian aku mencium bau masakan yang sangat lezat dari balik pintu kamar mandi, aku segera menyudahi mandiku sore hari itu dengan menggunakan pakaian dari penghuni istana dan bergegas mencari asal bau masakan itu. heran... aku melihat banyak makanan kesukaanku di atas meja kotak dengan dikelilingi kira kira 16 kursi. hampir semua makanan kesukaan ku ada diatas meja itu. kududuki salah satu kursi merah itu , ku icip satu demi satu lauk diatas meja tersebut. "siapa sih sebenernya yang nyiapin ini semua?" tanyaku keheranan. kutatap jam dinding yang ternyata telah menunjuk pukul 17.15 hampir magrib waktunya untuk pulang.. "terima kasih ya udah buat nyaman aku disini buat segala isi yang anda beri untuk saya, saya pulang dulu assalamuallaikum" ucapku lirih sambil membuka pintu jati yang tertutup rapat. WAIT PLEASE-- terdengar suara lelaki dari balik pintu yang sudah mulai aku tutup. keluarlah sosok pemuda tampan, tinggi, rambut pirang menggunakan jas berwarna hitam dengan dalaman kemeja putih garis garis. double wow, dia pemilik istana ini pikirku... "Hello girl, do you like the facilities in my house?" pemuda itu mengajakku berbicara menggunakan bahasanya english "ehm.. yes I like it, thank you very much" aku menjawab dengan penuh kebinggungan siapa pemuda itu, dari mana datangnya.... apaaaa dia?? (entah pikiranku sekarang mulai kacau) "woi why you day dream? where you want to go? do you...." STOP sir I cannot speak english , aku pun memotong perkataan pemuda itu.. "oh maaf mengapa kamu tidak bilang dari tadi?" eehhmm begok tau gitu ngomong bahasa indonesia deh dari tadi, pake ngesok segala. "kamu mau kemana? apa kamu tidak mau tinggal disini selamanya?" tanya pemuda itu kepadaku sambil memberiku bunga dan coklat "oh maaf bukan nya saya tidak mau tapi saya punya keluarga dan saya yakin keluarga saya menunggu dirumah saat ini" akupun berusaha menjelaskan. "hmm oke no problem, datang lagi jika anda ingin menikmati isi rumah saya kembali dan terima bunga dan coklat dari saya.. oh ya, what your name?" kata pemuda itu sambil tersenyum kepadaku "oke thanks. Rinca, dan kamu?" "ya , saya Fi..." CRUUT muka gue terasa kejatuan air, oh sial adek nyemprot gue pake mainan pistol air nya. double what ternyata batu nisan, jejak kaki, istana, ruangan mirip kamarku, baju, makanan, coklat, bunga dan pemuda itu semua hanya mimpi? but by the way siapa pemuda itu? apa arti mimpi ku , batu nisan berinisial F dan pemuda yang hampir menyelesaikan pertanyaanku dengan FI... siapa dia? aku harap malam selanjutnya akan melanjutkan mimpi tertunda ini dan menjawab semua kebinggunganku -__-
No comments:
Post a Comment